Sekjen PDIP: Kami Tak Sampai Jual Saham untuk Dana Kampanye

PDI Perjuangan melakukan safari politik keempat ke Provinsi Banten. Sederet agenda dipersiapkan mulai dari mengunjungi tiap dapil kabupaten/kota untuk melakukan konsolidasi internal.

“Kami melakukan safari politik keempat di Banten. Banten wilayah yang sangat penting, tidak hanya konsolidasi internal tapi kita juga berdialog,” ujar Hasto.

Banten diketahui sebagai wilayah kelahiran Cawapres nomor urut 01, Kiai Haji Ma’ruf Amin. Karenanya, kunjungan ke pesantren menjadi agenda tersendiri PDIP kali ini.

Tercatat ada dua pondok pesantren dikunjungi PDIP dan rombongan, yaitu Pondok Pesantren Abuya Muhtadi di Pandeglang, dan Pondok Pesantren pimpinan KH Matin Syarkowi.

Selain menyapa para kiai dan santri, safari PDI Perjuangan kali ini juga dijadwalkan menyambangi suku Baduy luar. Bersama Sekjen Hasto, dialog akan dilakukan seperti titah dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Kami juga bertemu suku Baduy karena di dalam buah proses bertemu berdialog. Saya pernah ditugaskan Ibu Megawati Soekarnoputri bertemu di Baduy, kita lihat dari local wisdom bisa belajar kekayaan kebudayaan kita peradaban kita,” jelas Hasto.

Bersama Hasto, hadir mendampingi Djarot Saiful Hidayat dalam rombongan. Mantan Gubernur DKI ini bertugas sebagai Ketua DPP Bidang Organisasi.

Menurut Djarot, Banten adalah salah satu provinsi yang penting sebagai penyanggah Ibu Kota Jakarta, maka tentu provinsi ini harus diperkuat secara sistematis

“Jadi banyak yang menyampaikan kepada kami, Banten masih agak kurang kuat, maka perlu kita perkuat,” Djarot memungkasi.

-:

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan dukungan Partai Demokrat akan memperkuat pemerintahan Joko Widodo.


Artikel yang berjudul “Sekjen PDIP: Kami Tak Sampai Jual Saham untuk Dana Kampanye” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments