Pantau Logistik Pemilu 2019, KPU Kota Malang Pasang CCTV
Zaenuddin menjelaskan, untuk masing-masing TPS mendapat jatah lima kotak suara, sehingga secara keseluruhan ada 11.894 buah kotak suara.
Untuk bilik suara, kata dia, di tiap TPS disediakan empat unit atau 9.407 unit bilik suara secara keseluruhan, sedangkan jumlah bantalan dan coblosan sama dengan jumlah bilik suara.
“Pada setiap TPS disediakan lima buah kotak suara karena dalam Pemliu 2019 ada lima pemilihan, yakni pemilu legislatif DPRD Kota Malang, kemudian pemilu legislatif DPRD Provinsi Jawa Timur, pemilu legislatif DPR RI, pemilu presiden, dan pemilu untuk DPD,” paparnya.
Menurutnya, logistik untuk keperluan Pemilu yang masih kurang adalah dalam bentuk formulir. Antara lain, kata dia, formulir A, BA, C1-C7, dan surat suara.Rencananya, formulir tersebut tiba Februari mendatang, namun khusus untuk surat suara diperkirakan baru tiba pada Maret mendatang.
“Berdasarkan data dari KPU, jumlah pemilih di Kota Malang mencapai 623.185 orang. Terbagi dalam pemilih laki-laki 305.364 jiwa atau 49 persen dan pemilih perempuan 317.821 jiwa atau 51 persen,” ucap Zaenuddin.
Hanya saja, lanjut dia, dari jumlah pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) tersebut, pemilih milenial (di bawah 30 tahun) mencapai 172.035 pemilih, disabilitas 1.316 pemilih atau sekitar 0,227 persen.
“Harapan kami persentase warga yang memilih tidak menyalurkan aspirasi politiknya alias golput pada Pemilu 2019 menurun,” jelas Zaenuddin.
Artikel yang berjudul “Pantau Logistik Pemilu 2019, KPU Kota Malang Pasang CCTV” ini telah terbit pertama kali di:
No comments