Soal Emansipasi Wanita, Saraswati Kenang Perjuangan Kartini Kendeng
Aspiranesia, Jakarta – Tanggal 21 April menjadi hari yang spesial bagi kaum perempuan di Indonesia. Sebab di tanggal itu diperingati hari kelahiran pahlawan emansipasi wanita RA Kartini. Tanggal itu pun sontak menjadi simbol emansipasi wanita di Indonesia.
Politikus Partai Gerindra, Rahayu Saraswati mengatakan, Hari Kartini mengingatkan dirinya terhadap perjuangan para ‘Kartini Kendeng’.
Para perempuan petani dari Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah ini memiliki daya juang yang hebat dalam mempertahankan sumber air dan keasrian alam tempat mereka tinggal yang tersimbolisasi dalam konsep ‘Ibu Bumi’.
“Saya belajar filosofi arti perjuangan dari para Kartini Kendeng. Mereka kuat mempertahankan dan memperjuangkan prinsip-prinsip yang mereka pegang, salah satunya alam asri jangan dikorbankan untuk industri ekstraktif,” ujar anggota Komisi VIII DPR RI tersebut kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).
Saraswati mengatakan, kegigihan dan kesabaran mereka dalam mempertahankan hak-hak hidup dan lingkungan hidup merupakan contoh nyata kecintaan terhadap tanah air. Itulah sejatinya perjuangan Kartini dulu.
Perjuangan Kartini Kendeng, menurutnya, menjadi peringatan bagi setiap pihak, bahwa Indonesia adalah negara agraris.
“Budaya leluhur kita itu bertani, dan itu tertanam kuat di sanubari Kartini Kendeng. Perjuangan mereka itu untuk mempertahankan budaya yang menjadi sumber nafkah mereka, mengapa di negara yang katanya agraris menjadi petani dilarang?” ujar ketua DPP Gerindra tersebut.
Saraswati menilai, aksi 9 perempuan Kendeng menyemen kaki di depan Istana Negara adalah bentuk sikap heroik dalam usaha menuntut keadilan sebagaimana dulu Kartini lakukan. Dia mengakui perjuangan Kartini Kendeng menjadi salah satu pengingat baginya dalam berjuang di jalur politik
“Keteguhan hati Kartini Kendeng menentang pemiskinan dan menolak perusakan ibu bumi tanah air memotivasi saya untuk terus berusaha membela hak-hak setiap orang melalui jalur parlemen,” ujar dia.
Artikel yang berjudul “Soal Emansipasi Wanita, Saraswati Kenang Perjuangan Kartini Kendeng” ini telah terbit pertama kali di:
No comments